Mengelola sebuah Rumah Baca adalah salah satu impian saya.
Keinginan ini muncul atas dasar kurangnya minat baca anak-anak di kampung halaman. Mungkin hal tersebut dikarenakan kurangnya fasilitas membaca di rumah (orang tua tidak mampu/ mau membelikan aneka bacaan untuk anaknya) dan di lingkungan pun tidak ada rumah baca bagi mereka.
Sementara di masa pandemi ini waktu luang anak-anak di rumahnya sangat banyak. Sangat miris ketika melihat anak-anak di rumahnya lebih banyak bermain Handphone dibanding belajar.
Dengan fasilitas buku-buku yang saya miliki saya akan mencoba mendirikan Rumah Baca, walaupun buku yang saya miliki belumlah cukup untuk mendirikan sebuah Rumah Baca.
Harapan saya, dengan adanya Rumah Baca di lingkungan mereka, anak-anak tergerak untuk menyukai kegiatan membaca yang akan memperluas wawasannya.
Rencananya selain meminjamkan buku, Rumah Baca ini juga kedepannya akan mengadakan kegiatan bagi anak-anak, semacam Lomba Menggambar dan Mewarnai, Menulis Puisi, dan lainnya yang berhubungan dengan dunia anak-anak.
Untuk mendirikan sebuah Rumah Baca memang diperlukan modal yang tidak sedikit terutama untuk membeli buku-buku. Sementara koleksi bacaan yang saya miliki secara pribadi belumlah cukup untuk menjadi Rumah Baca yang ideal.
Namun dengan semangat dan antusias dari anak-anak, saya berani untuk mendirikan Rumah Baca Impian ini. Dengan tempat dan buku-buku yang ada, saya tata dan saya rapikan sebaik dan senyaman mungkin sehingga anak-anak tertarik untuk mengunjungi Rumah Baca Impian ini.
Alhamdulillah dengan bantuan dan kerjasama dari anak-anak, Rumah Baca Impian ini sudah berdiri. Anak-anak sudah mulai ramai mengunjungi, membaca dan meminjam buku di Rumah Baca Impian.
Semoga saja ada banyak uluran tangan untuk membantu Rumah Baca Impian lebih baik kedepannya.
#kknunida2020
#KKNAKB
#fkipunida
#universitasdjuanda


Komentar
Posting Komentar